Review Lemari Es LG Livia - 27 September 2007


Tak terasa 7 tahun telah berlalu sejak lemari es Toshiba 3 pintu berkapasitas 300 liter-an kami gunakan untuk mendinginkan berbagai makanan dan minuman di rumah, dan dalam kurun waktu tersebut telah banyak perubahan yang mengharuskan kami untuk menggantinya dengan sebuah kulkas baru, diantaranya area di sekitar pintu yang mulai berubah warna karena terlalu sering dipegang, lampu yang rasanya semakin redup, dan kapasitas yang tidak memadai lagi karena istri saya belakangan rajin membeli berbagai bahan untuk membuat cake, dan hal utama adalah bau tidak segar yang muncul karena berbagai bahan makanan yang disimpan terlalu lama, termasuk telur yang setiap hari selalu terpajang rak lemari es.

Akhirnya beberapa waktu lalu saya dan istri memutuskan untuk mengambil lemari es LG Livia di toko elektronik terdekat, dari pandangan pertama kami sudah jatuh hati pada model dan konsumsi watt-nya yang efisien (start hanya 200w), harga relatif terjangkau, dan sedikit banyak juga terpengaruh endorser iklannya yaitu Agnes monica. Namun bagaimana kinerja dan tingkat kepuasan menggunakan lemari es LG ini, berikut kami sampaikan review sepintasnya sebagai masukan bagi rekan-rekan yang berencana untuk memilih lemari es merk tersebut.

Hal pertama yang dirasakan saat produk digunakan adalah adanya suara bising atau mendengung (yang relatif lebih keras dari kulkas kami terdahulu, produksi 8 tahun lalu), dan menurut teknisi, kulkas keluaran jaman sekarang memang relatif lebih bising daripada buatan jaman dulu. Tips dari kami adalah sebelum membeli, pastikan terlebih dahulu ada tidaknya fitur low noise, sebab dengan adanya fitur ini maka noise yang terdengar akan semakin rendah. Walaupun demikian, bunyi dengungan kompresor kulkas tersebut tidak berlangsung secara konstan, sehingga setelah suhu yang diperlukan tercapai, lemari es akan kembali senyap. Sedangkan fitur 'no frost' tidak perlu terlalu diperhatikan sebab saat ini walau sebuah lemari es tidak tercantum 'no frost' pada selebaran promo-nya, sesungguhnya hampir semua lemari es baru telah memiliki built in automatic defroster. Namun jangan kaget bila dalam 1-2 hari pertama, freezer baru Anda muncul bunga es! sebab akan hilang dengan sendirinya pada beberapa hari selanjutnya.

Jangan lupa untuk tidak menyalakan dulu lemari es dalam kurun waktu 3-4 jam setelah tiba, untuk menghindarkan gejala yang tidak diinginkan setelah transportasi pengiriman. Dan mulailah mengisi bahan makanan ke kulkas setelah kulkas dibiarkan menyala 5-6 jam pertama.

Ada 1 hal yang sangat tidak memuaskan dari lemari es LG seri livia ini, yaitu pembuatan es batu yang berada di pintu lemari es (bukan terletak di dekat blower freezer seperti kebanyakan lemari es) sehingga, pembuatan es batu bisa berlangsung sangat lama, kira-kira memakan waktu 5-6 jam! dengan bentuk cetakan yang tipis sehingga es batu yang dihasilkan kurang bervolume dengan bagian atas yang cukup tajam/bergerigi dan tidak smooth karena pada permukaan air menyatu antar blok ice filler. Bila kembali dibandingkan dengan kulkas terdahulu buatan 8 tahun lalu, es batu terbentuk secara sempurna dengan volume yang cukup dan tekstur yang sangat halus, dan waktu pembuatan yang relatif sangat singkat (maksimum 2 jam hingga beku total)

Tips lain adalah perhatikan kapasitas liter dari setiap pilihan lemari es yang ingin Anda beli, dan jangan semata melihat dari ukuran fisiknya saja, sebab setiap lemari es memiliki ketebalan tertentu yang akan mempengaruhi kapasitas tampungnya terlepas dari tampak fisik yang seolah besar. Saran kami, pilihlah lemari es yang tidak terlalu tinggi namun melebar, sehingga daya tampung tetap besar, namun tidak menyulitkan istri ataupun pembantu untuk menyimpan makanan ke freezer yang terlalu tinggi.

Untuk harga, jelilah memilih toko yang sedang mengadakan promo dengan kartu kredit (sehingga bisa mengambil cicilan 12-24 bulan dengan nol persen), dan awasi juga promo hari raya ataupun akhir tahun, termasuk cuci gudang, dimana seringkali produk lemari es bisa mendapat discount hingga 10%! Jeli jugalah melihat stok barang saat dikirim ke rumah, karena ada juga kasus lemari es dalam keadaan 'penyok' di bagian tertentu, dan juga saat transport lemari es TIDAK boleh dalam kondisi tidur, melainkan harus selalu berdiri, mungkin demi keamanan kompresornya. Sekian review mengenai lemari es LG, yang dibuat berdasar pengalaman pribadi untuk membantu rekan pembaca sekalian mendapatkan info dan tips ekstra dalam memilih lemari es berkualitas, yang mungkin akan digunakan dalam tempo cukup lama guna mendinginkan berbagai bahan makanan/minuman untuk keluarga. Terima kasih atas perhatiannya, salam bagi Anda sekeluarga.

Sponsor:
Dapatkan pendapatan ekstra 1 - 10 Juta rupiah / bulan dengan kamera digital poket/SLR Anda
Pelajari di: www.Kamerabiz.com

This article is not copyrighted, please copy this article for any purpose as long as the sponsor link info - 2007

Review tv plasma lg vs lcd tv

search tags: review,lemari es,kulkas,review kulkas,review lemari es, review elektronik,lemari pendingin,lg,samsung,dua pintu,toshiba,sharp, Review Lemari Es LG Livia - Review peralatan elektronik dan ala rumah tangga lain